PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk
FY2025
42,73% Pangsa Aset Syariah
Pangsa BSI dalam industri perbankan syariah pada akhir FY2025. Skala hasil merger mendukung jaringan nasional, layanan haji, dan pengembangan bisnis emas.
BSI adalah bank syariah hasil merger tiga bank syariah BUMN pada 2021, dengan pangsa 42,7% aset dan 45,8% DPK perbankan syariah. Nasabah ritel, institusi, dan haji menjadi basisnya. Retail banking menyumbang 76% laba segmen 2025.
Pembiayaan tumbuh 14,5% pada 2025, tetapi laba bersih hanya naik 8,0% ke Rp7,57 triliun. Bagi hasil ke pemilik dana, biaya operasional, dan pencadangan naik lebih cepat dari pendapatan, sehingga CIR naik ke 52,1% walau NPF membaik ke 1,81%.
Sejak Februari 2025 BSI memegang lisensi bank emas. Bisnis emas menghasilkan fee gadai Rp1,4 triliun, margin cicilan Rp769 miliar, dan fee emas digital Rp270 miliar pada 2025, sekaligus membawa risiko agunan, penyimpanan, dan harga emas.
· Surat Mandiri menyatakan BSI keluar dari Konglomerasi Keuangan dan Kelompok Usaha Bank Mandiri. Perubahan hak tata kelola Januari dan perimeter grup ini tidak dengan sendirinya membuktikan penjualan saham biasa Mandiri. Komposisi saham FY2025 pada profil tetap mengikuti AR. LK BSI — Catatan 56a (perubahan struktural)
Angka dasar profil mengikuti edisi Laporan Tahunan yang tercantum.
Skala 0–100; makin jauh dari pusat, makin tinggi skor pada aspek tersebut. Garis abu-abu menunjukkan acuan sektor.
Profitabilitas memakai laba pemilik induk dibagi rata-rata ekuitasnya. Profitabilitas, konsistensi, dan pertumbuhan mengacu pada median peer di tahun yang sama; aspek lain memakai patokan sektor tetap. Histori mengikuti laporan tahunan yang tersedia.
Sumbu pertumbuhan tidak ditampilkan karena histori laba terverifikasi belum cukup atau tidak memiliki basis positif untuk CAGR.
| 2023 | Rp5,7 T |
|---|---|
| 2024 | Rp7,01 T |
| 2025 | Rp7,57 T |
| 2023 | Rp353,62 T |
|---|---|
| 2024 | Rp408,61 T |
| 2025 | Rp456,19 T |
Laba atribusi pemilik induk. Angka asli tetap ditampilkan di statistik.
BSI menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat berdasarkan akad syariah.
Riset dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Halaman ini memetakan bisnis BRIS secara netral. Pandangan sikap disusun terpisah di Market Memo dan Membership.