PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
FY2025
1,19 Juta Agen BRILink
Jaringan agen pada akhir FY2025 memperluas layanan BRI ke kegiatan ekonomi kecil, bersama BRI Unit, petugas lapangan, Pegadaian, dan PNM.
BRI melayani usaha ultra mikro sampai korporasi lewat 7.349 kantor, BRI Unit, petugas lapangan, dan lebih dari 1,19 juta agen BRILink, dilengkapi Pegadaian dan PNM. Jangkauan itu membuat BRI memegang 15,4% kredit perbankan nasional. Segmen mikro masih menjadi sumber laba terbesar, dengan Rp18,5 triliun atau sepertiga laba segmen 2025.
Pertumbuhan 2025 bergeser ke korporasi. Kredit mikro turun 4,2% sementara kredit korporasi naik 38,5%. Laba segmen mikro turun 21% dan ritel turun 44% karena pencadangan, sedangkan korporasi naik 17% dan segmen lain termasuk treasury naik 42%. Laba pemilik induk turun 5,5% ke Rp56,7 triliun.
NPL naik ke 3,29% dan coverage turun ke 165%. Dividen yang dibayar pada 2025 mencapai Rp51,9 triliun, lebih dari tiga kali kas operasi, dan CAR turun ke 21,1%. Pemulihan kemampuan bayar nasabah mikro akan menentukan arah laba BRI berikutnya.
BRI menyalurkan kredit dan layanan transaksi untuk usaha ultra mikro sampai korporasi.
Skala 0–100; makin jauh dari pusat, makin tinggi skor pada aspek tersebut. Garis abu-abu menunjukkan acuan sektor.
Profitabilitas memakai laba pemilik induk dibagi rata-rata ekuitasnya. Profitabilitas, konsistensi, dan pertumbuhan mengacu pada median peer di tahun yang sama; aspek lain memakai patokan sektor tetap. Histori mengikuti laporan tahunan yang tersedia.
| 2021 | Rp31,07 T |
|---|---|
| 2022 | Rp51,17 T |
| 2023 | Rp60,1 T |
| 2024 | Rp59,94 T |
| 2025 | Rp56,65 T |
| 2021 | Rp1.678,1 T |
|---|---|
| 2022 | Rp1.865,64 T |
| 2023 | Rp1.965,41 T |
| 2024 | Rp1.992,19 T |
| 2025 | Rp2.135,37 T |
Laba atribusi pemilik induk. Angka asli tetap ditampilkan di statistik.
Riset dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Halaman ini memetakan bisnis BBRI secara netral. Pandangan sikap disusun terpisah di Market Memo dan Membership.