Investment Event Log

Market Memo

Catatan riset Cuanderful yang terbit secara event-driven, setiap kali ada peristiwa material di market. Setiap memo mencatat konteks, analisis, dan stance kami beserta alasannya.

Memo Terbaru
Grafik: Pukul Rata Kanan Ajukan Tender Sukarela, Incar Kendali Guna Timur Raya
25 Sep 2026TRUKStocks

Pukul Rata Kanan Ajukan Tender Sukarela, Incar Kendali Guna Timur Raya

PT Pukul Rata Kanan (PRK), sebuah perusahaan holding yang baru berdiri pada Agustus 2025 dan berkedudukan di Surabaya, mengumumkan pada 25 September 2026 bahwa pihaknya akan membeli sebanyak-banyaknya 65,25 juta saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) dengan harga Rp740 per saham secara tunai. Tawaran itu dibuka untuk seluruh pemegang saham publik yang ingin melepas sahamnya kepada PRK di harga tetap yang sudah ditetapkan di muka; mekanisme seperti ini disebut penawaran tender sukarela. Rencana ini masih menunggu pernyataan efektif dari OJK, dan setelah dinyatakan efektif, periode penawaran resmi dijadwalkan berlangsung dari 6 November hingga 7 Desember 2026.

Grafik: Energi Mega Persada Rights Issue IV Efektif, HMETD Diperdagangkan Mulai 8 Oktober
25 Sep 2026ENRGStocks

Energi Mega Persada Rights Issue IV Efektif, HMETD Diperdagangkan Mulai 8 Oktober

Setelah OJK menyatakan pernyataan pendaftaran efektif pada 24 September 2026, PT Energi Mega Persada Tbk menerbitkan perubahan dan tambahan informasi atas rights issue keempatnya. Perseroan menawarkan 13.282.271.875 saham baru Seri B pada harga Rp310 per saham dengan nilai nominal Rp100 per saham, sehingga total nilai penawaran mencapai Rp4,12 triliun. Dalam rights issue, saham baru ditawarkan kepada pemegang saham lama terlebih dahulu secara proporsional sesuai kepemilikan mereka, dan hak untuk memesan itulah yang disebut HMETD. Pemegang saham yang memilih tidak menggunakan haknya akan melihat porsi kepemilikannya menyusut karena jumlah saham bertambah sementara kepemilikannya tidak. Penyusutan kepemilikan seperti ini disebut dilusi, dan dalam rights issue ini dilusi maksimum mencapai 33,33% apabila seluruh HMETD dilaksanakan. Perdagangan HMETD di BEI dijadwalkan dimulai pada 8 Oktober 2026 dan berakhir pada 21 Oktober 2026.

Grafik: Harum Energy Rencanakan Buyback Saham Rp120 Miliar
25 Sep 2026HRUMStocks

Harum Energy Rencanakan Buyback Saham Rp120 Miliar

PT Harum Energy Tbk mengumumkan pada 25 September 2026 bahwa perseroan berencana membeli kembali sahamnya sendiri di pasar bursa dengan anggaran paling banyak Rp120 miliar yang bersumber dari kas internal perusahaan. Pembelian kembali saham seperti ini, atau yang lazim disebut buyback, tidak memerlukan persetujuan pemegang saham dalam rapat umum karena ada ketentuan khusus dalam POJK 13/2023 yang memungkinkan perseroan bertindak langsung ketika OJK menetapkan bahwa kondisi pasar sedang berfluktuasi secara signifikan. OJK menerbitkan penetapan itu pada 9 September 2026, dan penetapan itulah yang menjadi dasar hukum bagi buyback ini. Perseroan menjadwalkan pelaksanaannya berlangsung dari 28 September hingga 24 Desember 2026 melalui Bursa Efek Indonesia, dengan menggunakan satu broker yang akan ditunjuk kemudian.

MGLVMarket Memo
24 Sep 2026MGLVStocks

NexAI Jamin Pinjaman BNI Rp10,75 Triliun untuk Dua Anak Usaha

PT NexAI Digital Infrastruktur, perusahaan infrastruktur komputasi dan pusat data yang dahulu bernama PT Mitra Anugrah Investama, mengumumkan pada 24 September 2026 bahwa dua anak usahanya menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dari Bank Negara Indonesia pada 21 September 2026. Perseroan selaku induk memberikan jaminan perusahaan atas kedua pinjaman itu, artinya apabila salah satu anak usaha gagal membayar, penagihan bank dapat diarahkan kepada perseroan sebagai penjamin.

Grafik: BIPP Terbitkan Saham Baru Lewat Private Placement Maksimal 10 Persen
23 Sep 2026BIPPStocks

BIPP Terbitkan Saham Baru Lewat Private Placement Maksimal 10 Persen

Bhuwanatala Indah Permai (BIPP), induk usaha kelompok properti yang bergerak di bidang real estat, perhotelan, perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga restoran, memperbarui rencananya pada 23 September 2026 untuk menerbitkan saham baru dan menjualnya langsung kepada investor tertentu tanpa lebih dulu menawarkannya kepada pemegang saham lama. Cara menambah modal seperti ini disebut penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu, atau PMTHMETD, dan lebih umum dikenal sebagai private placement. Lewat skema itu perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 502.866.937 saham seri B bernilai nominal Rp100, setara maksimal 10% dari saham yang sudah ditempatkan dan disetor, dengan pembayaran berupa uang tunai. Karena dokumen ini berlabel perubahan dan tambahan informasi atas pengumuman yang sudah disampaikan sejak 11 Agustus 2026, rencana tersebut baru dapat berjalan setelah disetujui pemegang saham independen dalam rapat umum pemegang saham luar biasa yang dijadwalkan pada 25 September 2026.

Grafik: Anak Usaha Arkora Hydro Teken Pinjaman SMI, Dikecualikan dari RUPS
23 Sep 2026ARKOStocks

Anak Usaha Arkora Hydro Teken Pinjaman SMI, Dikecualikan dari RUPS

PT Arkora Hydro (ARKO) mengumumkan pada 23 September 2026 bahwa anak usaha tidak langsungnya, PT Endorshine Energy Solutions, telah menandatangani perjanjian pembiayaan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) pada 21 September 2026. Sarana Multi Infrastruktur adalah perusahaan pembiayaan infrastruktur milik negara. Fasilitas pinjaman yang disepakati bernilai maksimum US$9,8 juta atau setara Rp174,57 miliar, dan dananya dipakai membiayai proyek pembangkit listrik tenaga surya milik Endorshine yang sudah beroperasi secara komersial.

←21–27 Maret 2044→
Senin
21
—
Selasa
22
—
Rabu
23
—
Kamis
24
—
Jumat
25
—
Sabtu
26
—
Minggu
27
—

Konten ini bersifat edukasi dan riset, bukan rekomendasi atau nasihat investasi. Lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.