Investment Event Log

Market Memo

Catatan riset Cuanderful yang terbit secara event-driven, setiap kali ada peristiwa material di market. Setiap memo mencatat konteks, analisis, dan stance kami beserta alasannya.

Memo Terbaru
MGLVMarket Memo
24 Sep 2026MGLVStocks

NexAI Jamin Pinjaman BNI Rp10,75 Triliun untuk Dua Anak Usaha

PT NexAI Digital Infrastruktur, perusahaan infrastruktur komputasi dan pusat data yang dahulu bernama PT Mitra Anugrah Investama, mengumumkan pada 24 September 2026 bahwa dua anak usahanya menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dari Bank Negara Indonesia pada 21 September 2026. Perseroan selaku induk memberikan jaminan perusahaan atas kedua pinjaman itu, artinya apabila salah satu anak usaha gagal membayar, penagihan bank dapat diarahkan kepada perseroan sebagai penjamin.

Grafik: BIPP Terbitkan Saham Baru Lewat Private Placement Maksimal 10 Persen
23 Sep 2026BIPPStocks

BIPP Terbitkan Saham Baru Lewat Private Placement Maksimal 10 Persen

Bhuwanatala Indah Permai (BIPP), induk usaha kelompok properti yang bergerak di bidang real estat, perhotelan, perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga restoran, memperbarui rencananya pada 23 September 2026 untuk menerbitkan saham baru dan menjualnya langsung kepada investor tertentu tanpa lebih dulu menawarkannya kepada pemegang saham lama. Cara menambah modal seperti ini disebut penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu, atau PMTHMETD, dan lebih umum dikenal sebagai private placement. Lewat skema itu perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 502.866.937 saham seri B bernilai nominal Rp100, setara maksimal 10% dari saham yang sudah ditempatkan dan disetor, dengan pembayaran berupa uang tunai. Karena dokumen ini berlabel perubahan dan tambahan informasi atas pengumuman yang sudah disampaikan sejak 11 Agustus 2026, rencana tersebut baru dapat berjalan setelah disetujui pemegang saham independen dalam rapat umum pemegang saham luar biasa yang dijadwalkan pada 25 September 2026.

Grafik: Anak Usaha Arkora Hydro Teken Pinjaman SMI, Dikecualikan dari RUPS
23 Sep 2026ARKOStocks

Anak Usaha Arkora Hydro Teken Pinjaman SMI, Dikecualikan dari RUPS

PT Arkora Hydro (ARKO) mengumumkan pada 23 September 2026 bahwa anak usaha tidak langsungnya, PT Endorshine Energy Solutions, telah menandatangani perjanjian pembiayaan dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) pada 21 September 2026. Sarana Multi Infrastruktur adalah perusahaan pembiayaan infrastruktur milik negara. Fasilitas pinjaman yang disepakati bernilai maksimum US$9,8 juta atau setara Rp174,57 miliar, dan dananya dipakai membiayai proyek pembangkit listrik tenaga surya milik Endorshine yang sudah beroperasi secara komersial.

PLASMarket Memo
23 Sep 2026PLASStocks

Polaris Investama Beli Kembali Saham Publik Menjelang Delisting Paksa dari BEI

PT Polaris Investama Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang investasi, mengumumkan pada 23 September 2026 tata cara pembelian kembali sahamnya sendiri dari tangan pemegang saham publik. Pembelian kembali saham oleh perusahaan yang menerbitkannya seperti ini disebut buyback. Langkah ini bukan buyback biasa yang dipilih sendiri oleh perseroan, melainkan kewajiban yang muncul karena Bursa Efek Indonesia akan menghapus pencatatan saham Polaris Investama dari perdagangan bursa, sebuah proses yang dikenal sebagai delisting. Karena keputusan itu datang dari pihak bursa dan bukan dari perusahaan, prosesnya berjalan sebagai delisting paksa. BEI sudah memutuskan penghapusan itu lewat tiga surat tertanggal 10 April 2026, dan penghapusannya akan efektif berlaku pada 10 November 2026.

Grafik: Apexindo Ubah Utang US$4,1 Juta kepada HSBC Menjadi Saham Baru
23 Sep 2026APEXStocks

Apexindo Ubah Utang US$4,1 Juta kepada HSBC Menjadi Saham Baru

Apexindo Pratama Duta, emiten jasa pengeboran minyak dan gas, mengumumkan pada 23 September 2026 bahwa perseroan akan menerbitkan saham baru untuk diserahkan kepada dua krediturnya dari luar negeri, HSBC Bank PLC dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, sebagai pengganti utang yang belum terbayar. Saham baru itu tidak ditawarkan lebih dulu kepada pemegang saham lama, melainkan langsung diberikan kepada kedua kreditur. Hak pemegang saham lama untuk membeli saham baru lebih dulu sebelum ditawarkan ke pihak lain disebut Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau HMETD, dan hak itu di sini ditiadakan. Penerbitan saham baru yang langsung ditawarkan kepada pihak tertentu tanpa melewati hak tersebut disebut penambahan modal tanpa HMETD atau private placement. Rencana ini baru bisa berjalan setelah disetujui pemegang saham dalam rapat umum luar biasa yang dijadwalkan pada 7 Oktober 2026.

Grafik: Mitra Komunikasi Rencanakan Private Placement 1,02 Triliun Saham Baru
22 Sep 2026MKNTStocks

Mitra Komunikasi Rencanakan Private Placement 1,02 Triliun Saham Baru

PT Mitra Komunikasi Nusantara mengumumkan pada 22 September 2026 rencana menambah modal dengan menerbitkan saham baru dalam jumlah sangat besar. Saham baru itu tidak lebih dulu ditawarkan kepada pemegang saham lama, melainkan langsung dialokasikan kepada tujuh pihak yang sudah ditentukan. Cara menambah modal semacam ini disebut penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, atau private placement. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, yang biasa disingkat HMETD, sebenarnya adalah hak pemegang saham lama untuk lebih dulu membeli saham baru supaya porsi kepemilikannya tidak menyusut, dan hak itulah yang ditiadakan dalam skema ini.

11–17 November 2041
Senin
11
Selasa
12
Rabu
13
Kamis
14
Jumat
15
Sabtu
16
Minggu
17

Konten ini bersifat edukasi dan riset, bukan rekomendasi atau nasihat investasi. Lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.