← Kembali ke Stock Universe
Stock Universe · Bank
Logo BMRI
BMRI
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
BankIDX · KBMI IV · BUMN
Pengendali
Danantara 52%
Dirut
Riduan
Yang Mendefinisikan Mandiri
NPL 0,96%

Rasio kredit bermasalah terendah di kelompok bank besar. Cerminan buku kredit yang didominasi korporasi dan BUMN berkualitas, mesin laba wholesale khas Mandiri.

ROE
20,5%
NIM
4,59%
Laba Bersih
56,3 T
tren 19thn ›
Total Aset
2.829,9 T
tren 19thn ›
Karakter bisnisBMRIRata-rata sektor
Profitabilitas71Efisiensi63Kekuatan Neraca77Konsistensi48Pertumbuhan76

Ukuran deskriptif dari data, bukan sikap beli/jual. Tiap emiten punya bentuk berbeda.

Sandingkan dengan peer sesektor di metrik kunci.
Ringkasan Eksekutif

Bank Mandiri adalah bank dengan aset terbesar di Indonesia, dengan model intermediasi klasik yakni menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya menjadi kredit. Yang membentuk identitasnya adalah segmen wholesale, yaitu korporasi besar dan BUMN. Segmen Corporate memegang 43% portofolio kredit dan menjadi jantung bisnisnya, ditopang CASA 68% yang menekan biaya pendanaan dan kualitas aset paling bersih di kelompok bank besar (NPL 0,96%).

Ada satu nuansa penting. Meski dikenal sebagai bank korporasi, laba per unit kreditnya justru datang dari ritel dimana segmen Retail mencetak 48% laba segmen di Q1-2026 dengan porsi kredit hanya 26%, karena marginnya lebih tebal. Dua platform digital menjadi tulang punggung, yaitu Livin' untuk ritel (lebih dari 37 juta pengguna) dan Kopra untuk wholesale. FY2025 laba atribusi induk Rp56,3 triliun.

Dua peristiwa struktural mewarnai kondisi terkininya. Kepemilikan negara (52%) dialihkan ke Danantara, dengan negara memegang golden share Seri A Dwiwarna. BSI didekonsolidasi efektif 1 Februari 2026 sehingga total aset Q1-2026 tercatat turun ke Rp2.433 triliun dari Rp2.830 triliun pada FY2025. Tantangan utamanya kompresi NIM yang turun ke 4,59% akibat penurunan BI Rate, dengan Direktur Utama baru Riduan yang naik dari dalam sejak Agustus 2025.

01

Bisnis dan Model Operasi

Komposisi kredit per segmen · Q1-2026
43%26%21%
Corporate 43,1%Retail 25,8%Commercial 20,7%Kelembagaan 7,6%Lainnya 2,8%
1.1

Mandiri menghimpun DPK Rp2.106 triliun dan menyalurkannya jadi kredit Rp1.895 triliun, dengan laba yang bertumpu pada wholesale.

  • Mandiri menghimpun DPK konsolidasi Rp2.106 triliun dan menyalurkannya menjadi kredit Rp1.895 triliun per Des-2025, dengan NII Rp106 triliun sebagai penopang utama pendapatan.
  • Bisnisnya terbagi ke enam segmen, dengan sumber laba utama di wholesale (Corporate dan Commercial), bukan ritel murni.

Analisis BMRI terbuka untuk member.

Buat akun gratis untuk membaca analisis emiten lain di Stock Universe. Analisis BMRI sendiri tersedia lewat membership.

Daftar gratisLihat MembershipSudah punya akun? Masuk

Riset dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Halaman ini memetakan bisnis BMRI secara netral. Pandangan sikap disusun terpisah di Market Memo dan Membership.