Saat BI Rate naik 2,6 poin (2022–2024), biaya dana BTN naik 0,6 poin. Margin bunga bersihnya menyempit 1,0 poin, tetapi sekitar separuhnya karena imbal hasil aset turun, bukan karena suku bunga. Di sisi lain, bunga tinggi cenderung memperlambat kredit dan menambah kredit macet.