Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.
Tower Bersama Infrastructure (TBIG), penyedia infrastruktur telekomunikasi lewat anak usahanya, berencana membeli kembali sahamnya sendiri di bursa dengan dana paling banyak Rp106 miliar, karena menurut perseroan harga sahamnya saat ini tidak mencerminkan kondisi fundamental dan prospeknya. Perseroan juga menyebut buyback ini diharapkan menjaga stabilitas harga saham. Pembelian dijadwalkan pada 2 November 2026 sampai 29 Januari 2027 untuk sebanyak-banyaknya 52,8 juta saham, atau 0,23% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. TBIG memakai aturan khusus untuk kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, sehingga buyback ini bisa berjalan tanpa menunggu persetujuan RUPS.
Apa yang mengangkat dan menekan labanya.
Pemegang ≥1% dan free float dari data KSEI.