- Pengendali
- Pertamina Hulu Energi 51,1%
- Dirut
- Litta Indriya Ariesca
Porsi pendapatan Q1-2026 yang datang dari Pertamina Group sebagai pihak berelasi. Captive market inilah yang menjamin arus pekerjaannya, dan konsentrasi yang sama pula yang mengikat nasibnya pada keputusan belanja satu grup.
Ukuran deskriptif dari data, bukan sikap beli/jual. Tiap emiten punya bentuk berbeda.
Elnusa adalah perusahaan jasa energi yang berdiri sejak 1969 dan tercatat di bursa sejak 2008. Bisnisnya berdiri di atas dua kaki yang karakternya berbeda jauh. Kaki pertama adalah jasa hulu migas, yaitu survei seismik, pengeboran, workover, dan well intervention, pekerjaan teknis yang volumenya naik-turun mengikuti belanja eksplorasi dan produksi Pertamina. Kaki kedua adalah distribusi dan logistik BBM lewat anak usaha Elnusa Petrofin, bisnis bervolume besar dan bermargin tipis yang mengikuti konsumsi BBM domestik. Pada FY2025 distribusi menyumbang 59,9% pendapatan, jasa hulu 28,6%, dan jasa penunjang 11,5%.
Yang paling menentukan adalah posisinya di dalam grup Pertamina. Pengendalinya PT Pertamina Hulu Energi dengan 51,1% saham, dan grup yang sama juga merupakan pelanggan terbesarnya, dengan 76,7% pendapatan Q1-2026 datang dari pihak berelasi. Struktur ini memberi kepastian arus pekerjaan sekaligus konsentrasi pelanggan yang ekstrem, sehingga arah kinerja Elnusa pada dasarnya ditentukan oleh seberapa agresif Pertamina berbelanja di sektor hulu.
Secara angka FY2025, pendapatan Rp14,50 triliun (+8,3%) dengan laba bersih Rp718 miliar (+0,7%), ROE 13,52%, dan EBITDA Rp1,59 triliun atau 10,9% dari pendapatan. Neracanya ringan: kas Rp2,70 triliun berhadapan dengan total utang berbunga termasuk liabilitas sewa sebesar Rp650 miliar, posisi net cash setelah Sukuk Ijarah Rp700 miliar dilunasi pada Agustus 2025. Tekanan mulai terlihat di Q1-2026, ketika segmen hulu turun 22,1% dan jasa penunjang turun 35,4% secara tahunan, dan manajemen sendiri memproyeksikan laba FY2026 sebesar Rp587 miliar atau 18,3% lebih rendah dari 2025.
Bisnis dan Model Operasi
Elnusa menjalankan dua bisnis dengan karakter berbeda jauh, dan hampir 60% pendapatannya justru datang dari distribusi BBM.
- Jasa hulu migas mencakup survei seismik dan geofisika, pengeboran, workover dan well intervention, EPC, serta operation and maintenance.
- Distribusi dan logistik energi mencakup transportasi BBM, pengelolaan depo, dan perdagangan BBM lewat anak usaha PT Elnusa Petrofin.
- Kombinasi ini membuatnya berbeda dari pure oilfield services company, karena hampir 60% pendapatannya justru datang dari distribusi BBM.
Riset dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Halaman ini memetakan bisnis ELSA secara netral. Pandangan sikap disusun terpisah di Market Memo dan Membership.