BRIS
Edisi Laporan Tahunan FY2025
Pangsa BSI dalam industri perbankan syariah pada akhir FY2025. Skala hasil merger mendukung jaringan nasional, layanan haji, dan pengembangan bisnis emas.
Ringkasan Eksekutif
BSI menggabungkan layanan bank syariah dengan jaringan nasional hasil merger tiga bank pada 2021. Pembiayaan ritel, hubungan institusi, dan layanan haji membentuk basis nasabahnya. Pada akhir 2025, BSI menguasai 42,73% aset perbankan syariah. Skala ini memperluas distribusi produk dan membantu membagi biaya jaringan ke lebih banyak nasabah.
Pembiayaan tumbuh 14,49% pada 2025, sedangkan laba bersih naik 8,02% menjadi Rp7,57 triliun. Biaya bagi hasil kepada pemilik dana, biaya operasional, dan pencadangan ikut meningkat. Kualitas pembiayaan membaik, tetapi manfaat pertumbuhan belum sepenuhnya menjadi efisiensi karena porsi biaya operasional terhadap pendapatan justru naik.
Bisnis emas menambah sumber pendapatan lewat cicilan, gadai, dan layanan digital. Peluangnya berasal dari hubungan nasabah yang sudah ada serta distribusi yang luas. Hasilnya tetap bergantung pada pendapatan setelah biaya, kualitas agunan, dan pengendalian risiko penyimpanan. Kenaikan harga emas sendiri belum menjelaskan seberapa besar laba yang bisa dihasilkan BSI.
Perubahan setelah FY2025 · 1 catatan
· Surat Mandiri menyatakan BSI keluar dari Konglomerasi Keuangan dan Kelompok Usaha Bank Mandiri. Perubahan hak tata kelola Januari dan perimeter grup ini tidak dengan sendirinya membuktikan penjualan saham biasa Mandiri. Komposisi saham FY2025 pada profil tetap mengikuti AR. LK BSI — Catatan 56a (perubahan struktural)
Angka dasar profil mengikuti edisi Laporan Tahunan yang tercantum.
Identitas perusahaan
- Pengendali
- Bank Mandiri 51,47% pada snapshot 31 Desember 2025; kendali akhir Negara RI
- Direktur Utama
- Anggoro Eko Cahyo
- Profil direvisi
- 8 Okt 2026
Angka kunci
Lihat tren 3 tahun
| 2023 | Rp5,7 T |
|---|---|
| 2024 | Rp7,01 T |
| 2025 | Rp7,57 T |
Lihat tren 3 tahun
| 2023 | Rp353,62 T |
|---|---|
| 2024 | Rp408,61 T |
| 2025 | Rp456,19 T |
Bandingkan dengan peer sektor
Laba Bersih · Rp T · FY2025
Laba atribusi pemilik induk. Angka asli tetap ditampilkan di statistik.
Bisnis dan Model Operasi
BSI menjalankan intermediasi berdasarkan akad syariah.
- Bank menghimpun dana dan menyalurkannya melalui jual beli, bagi hasil, sewa serta pinjaman sesuai akad.
- Margin murabahah, hasil musyarakah/mudharabah dan fee menjadi sumber pendapatan.
- Pelarangan bunga dalam akad tidak menghilangkan risiko kredit, likuiditas atau pengaruh suku bunga pasar terhadap perilaku nasabah.
Riset dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Halaman ini memetakan bisnis BRIS secara netral. Pandangan sikap disusun terpisah di Market Memo dan Membership.