← Kembali ke Stock Universe
Stock Universe · Perbankan
Logo BBNI
BBNI
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PerbankanIDX · KBMI IV · BUMN
Yang Mendefinisikan BNI
8 Negara

Jaringan internasional terluas di antara bank nasional, ditambah 1.300 bank koresponden. Identitas korporasi dan diaspora inilah pembedanya dari big-4 lain, bukan skala atau profitabilitas.

ROE
12,7%
NIM
3,8%
Laba Bersih
20,0 T
tren 18thn ›
Total Aset
1.362,1 T
tren 18thn ›
Karakter bisnisBBNIRata-rata sektor
Profitabilitas43Efisiensi48Kekuatan Neraca72Konsistensi20Pertumbuhan66

Ukuran deskriptif dari data, bukan sikap beli/jual. Tiap emiten punya bentuk berbeda.

Sandingkan dengan peer sesektor di metrik kunci.
Ringkasan Eksekutif

BNI adalah bank BUMN skala besar, anggota kelompok big-4 bersama BBCA, BBRI, dan BMRI, dengan model klasik menghimpun dana dan menyalurkannya menjadi kredit. Dengan aset Rp1.427 triliun (Q1-2026), BNI adalah yang terkecil di antara big-4, baik dari aset maupun kapitalisasi pasar sekitar Rp120 triliun. Cirinya bertumpu pada kredit korporasi termasuk BUMN dan proyek pemerintah, jaringan internasional terluas di antara bank nasional (8 negara), serta kepemilikan strategis 23,24% di Bank Syariah Indonesia.

Sumber labanya didominasi NII (Rp40,3 triliun pada 2025, sekitar 62% pendapatan operasional), sisanya fee-based income. Rasio dana murah (CASA) historis sekitar 70%, meski turun ke 66,5% pada Q1-2026 karena deposito tumbuh lebih cepat. Kondisi terkininya cukup menyimpan tegangan dengan kredit tumbuh paling kencang di big-4 (naik 25% YoY, atau 17% di luar satu debitur jumbo Agrinas), tetapi laba 2025 justru turun 6,6% ke Rp20,0 triliun disebabkan oleh NIM yang tergerus dari 4,2% ke 3,8% dan pencadangan CKPN naik.

Karakternya siklikal. Rekam jejaknya menunjukkan itu dengan jelas dengan ROE sempat menyentuh 19% (2013), anjlok ke 3% saat pandemi (2020), pulih ke sekitar 14% (2022-2023), lalu melandai ke sekitar 12% (2025). Secara rasio profitabilitas, BNI termasuk yang terendah di big-4 dan pasar menghargainya paling murah (PBV 0,7x, di bawah nilai buku). Dari sisi neraca dan permodalannya cukup kokoh (CAR 20,7%, NPL 1,9%) dengan tata kelola bersih. Titik pantaunya struktural ada pada margin yang menipis, dana murah yang mulai tergerus, konsentrasi ke debitur korporasi, dan tekanan politik bunga murah.

Riset dan edukasi, bukan rekomendasi investasi. Halaman ini memetakan bisnis BBNI secara netral. Pandangan sikap disusun terpisah di Market Memo dan Membership.

Deep dive

Login gratis untuk membaca profil bisnis BBNI selengkapnya.

MasukBelum punya akun? Daftar gratis