Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.
Bank Ina Perdana (BINA) menuntaskan tambah modal tahap pertama senilai Rp50 miliar pada 3 November 2026, lalu sehari kemudian mengumumkan rencana tahap kedua sampai 350 juta saham baru untuk dua perusahaan milik Anthoni dan Axton Salim. Anthoni Salim adalah pengendali akhir BINA, sehingga modal tambahan kali ini direncanakan datang dari lingkaran pengendalinya sendiri. BINA menyatakan belum ada pihak di luar afiliasi yang siap menyetor dalam waktu singkat.
Apa yang mengangkat dan menekan labanya.
Pemegang ≥1% dan free float dari data KSEI.