Konten ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi investasi. Lakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan.
PACK, perusahaan induk yang kegiatannya memegang saham perusahaan lain, merencanakan masuk ke pertambangan nikel dengan membeli 100% PT Bukit Makmur Istindo Nikeltama (Bumanik) senilai USD79 juta, setara 26,40% ekuitas konsolidasinya per 31 Agustus 2026. Bumanik memegang konsesi tambang bijih nikel seluas 4.778 hektare di Morowali, Sulawesi Tengah. Pengumuman 22 Oktober 2026 itu memuat empat rencana sekaligus: menambah dua kegiatan usaha (perdagangan besar bijih dan konsentrat logam, serta konsultasi manajemen dan bisnis), membeli Bumanik, menambah modal lewat HMETD, dan membeli saham Denway Development Limited. Semuanya masih rencana dan baru berjalan bila RUPSLB pada 30 November 2026 menyetujuinya.
Apa yang mengangkat dan menekan labanya.
Pemegang ≥1% dan free float dari data KSEI.
Model usaha dan angka kunci tahunan.