Saat BI Rate naik 2,6 poin (2022–2024), biaya dana PNBN naik 0,7 poin. Margin bunga bersihnya menyempit 0,7 poin, tetapi sebagian karena imbal hasil aset turun, bukan karena suku bunga. Di sisi lain, bunga tinggi cenderung memperlambat kredit dan menambah kredit macet.